STORY OF BNWS ELEPHANTS

Riwayat Gajah di BNWS

On April 29, 2015, Barumun Nagari Wildlife Sanctuary (BNWS) rescued 6 elephants due to very poor health conditions. It was then that we decided to established an elephant sanctuary for mistreated and neglected elephants throughout Indonesia.
At Barumun Nagari Wildlife Sanctuary, the elephants are well cared for. During our rehabilitation period.  The Barumun Nagari Wildlife Sanctuary’s team focuses on three keys. One is we pay attention to the nutritional needs. Second is  monitoring their health condition and lastly we help the condition of post traumatic stress disorder (PTSD).
We believe one of the main causes of elephant stress is being chained for 24 hours. We try to reduce the stress by giving the elephants access to 200ha,  giving nutritious food and providing chain free enclousers in the evenings.
We started a chain-free elephant program for elephants to benefit them both physically and mentally. In Indonesia, we are the first to start this type of program because for us the captive elephant deserves to live with peace and dignity.
We continue to take proper steps to make the elephants at Barumun Nagari Wildlife Sanctuary live chain free.  We are in the process of building a musth enclousure for males, electric fence enclosures for elephants that don’t get along and increasing the elephant habitat buy purchasing even more land.  It is our dream that one day all the elephants at Barumun Nagari Wildlife Sanctuary will be free of chains for the rest of their lives.

Pada tanggal 29 April 2015, Barumun Nagari Wildlife Sanctuary (BNWS) menyelamatkan 6 ekor gajah karena kondisi kesehatan yang sangat buruk. Pada saat itulah kami memutuskan untuk mendirikan tempat perlindungan gajah untuk gajah yang teraniaya dan terabaikan di seluruh Indonesia.
Di Barumun Nagari Wildlife Sanctuary, gajah-gajah itu dirawat dengan baik. Selama masa rehabilitasi kami. Tim BNWS berfokus pada tiga kunci. Salah satunya adalah kita memperhatikan kebutuhan gizi. Yang kedua adalah memantau kondisi kesehatan mereka dan terakhir kita membantu kondisi post traumatic stress disorder (PTSD).
Kami percaya salah satu penyebab utama stres gajah dirantai selama 24 jam. Kami mencoba mengurangi stres dengan memberi akses gajah ke 200ha, memberi makanan bergizi dan menyediakan kandang bebas rantai di malam hari.
Kami memulai program gajah bebas rantai untuk mendapatkan gajah baik secara fisik maupun mental. Di Indonesia, kita adalah yang pertama memulai program jenis ini karena bagi kita gajah yang tertangkap layak untuk hidup dengan damai dan bermartabat.
Kami terus mengambil langkah yang tepat untuk membuat gajah di Barumun Nagari Wildlife Sanctuary hidup bebas. Kami sedang dalam proses membangun kandang musth untuk jantan, pagar listrik untuk gajah sosialisasi dan meningkatkan habitat gajah dengan membeli lebih banyak lahan. Ini adalah impian kami bahwa suatu hari semua gajah di Barumun Nagari Wildlife Sanctuary akan bebas dari rantai selama sisa hidup mereka.